2025

That's me who thinking they look cute together

 Wow sekarang sudah tahun 2025 dan ini adalah tahun ke-3 aku bikin series ini. Pertama-tama aku sangat bangga karena blog ini telah berjalan begitu panjangnya, mulai dari membahas masalah personal hingga vacation hingga review film yang aku tonton di bioskop. Pergantian tahun ini aku lakukan di Paralayang Batu bersama teman gak jelasku si Ragil.

So short story sebelum masuk ke recap tahun 2024, jadi tadi kita meet-up di Matos seperti biasa. Dan Matos suddenly menjadi rame dan disitu aku baru sadar sama orang-orang Malang. They are cool, man. Sangat jauh berbeda dengan Jember. Obiously. Dan salahnya adalah aku membawa gaya hidup Jemberku ke sana. Pelit, perhitungan, dan ala kadarnya. You know how I style myself di Jember, compang-camping karena emang orang Jember tuhh pada jamet dan no competiton, aku jadi chill girl. Setelah aku masuk Malang tadi aku jadi panik, karena orang-orang pada peduli penampilan, bersih, dan rapi. Bukan hanya penampilan, manners juga ketara yaa dibanding di Jember, di Malang lebih tenang dan bersih. Di Malang kalau makan di pinggir jalan gk perlu khawatir tentang kebersihannya, yaa walaupun gk bersih clean tapi bersih yang bikin kita nyaman gitu lohhh, gk perlu was-was. Lanjut, Kalau lewat jalan Bromo aku bisa liat orang-orang kaya yang necis, mobil, dan rumah ala kolonial yang hedon dan asri. Itu bener2 menginspirasi dan bikin aku 'I should provide someone with this comfiness' (aku sendiri).

2024 yaaa, seperti tahun sebelumnya pasti banyak hal yang telah terjadi. Kalau diinget-inget aku gk inget. Tapi ada beberapa major things yang terjadi seperti aku ketolak SNBT, banyak jalan-jalan, pindah kost, nonton konser, dan banyak lagi yang gk aku inget. 

If you ask apakah aku mengalami perkembangan, aku rasa iyaa. Aku mulai jualan online di toped dan daganganku laku 3 biji. Kemudian aku ikut kepanitian yang amat sangat bikin stress yang bikin aku sadar kalau orang" Fisika itu jelek dalam berfikir, lalu aku berani untuk pindah ke kost yang baru yang bikin aku jauh lebih nyaman dan enak dibanding kost lama walaupun kost lama itu bagus tapi semua kembali kepada kenyamanan dan itu juga bentuk dari menurunkan gengsiku, dan ibuku nikah lagi. Negatifnya dari semua ini adalah aku jadi kurang tolerir, entah dalam kepanitian ini aku jadi sadar kaya damn ternyata ketoleriranya mulai habis setelah kenal orang2 ini, dan aku juga kurang well adaptaded. Aku selalu uring-uringan tentang Jember dan sebagainnya. Dan karena orang2 yang aku kenal di fisika dari kepanitian ini kurang kompeten aku jadi sombong, Yup dan aku sombong. Aku berusaha untuk self aware yaaa sahabat. Well itu aja yang aku ingat dari semester 3.

Semester 2 aku agak lupa, tapi aku inget pas main ke Malang sama Dita. Pelajaran yang aku ambil adalah gk main lama-lama sama temen apalagi nginep. Ternyata aku gak tahanan sama orang asing wkwkwk.

Yang terakhir adalah Ibu nikah lagi, gk akan aku pungkirin walaupun umurku sudah segini dan aku paham sama situasi keluarga tapi aku selalu berharap kalau ayah, ibu, aku, dan mas Angga bisa tinggal bareng lagi. Dan yup semua harapanku hancur pas ibu telppon aku kalau dia mau nikah. Aku paham kok sama situasinya, dia tua aku tua semua tua. semua punya cerita dan kehidupan masing-masing pada akhirnya. Tapi yaaa that is kinda my childhood dream to have my family together again and it is over now. How tai this life is.

So I wish I became better person in 2025. Tidak muluk-muluk tapi semoga ada perubahan, sedikit atau banyak bukan sebuah masalah. Aku harap aku bisa meningkatkan blue-print seorang manusia; mental, fisik, dan finansial. Dan semua hal baik yang aku punya semoga tidak pudar. Juga aku berharap agar aku lebih menjadi entitas yang lebih soft-spoken non-toxic dan yang terpenting tidak sombong dan meninggi dan stay humble dan low-profile.

2025 FOR BETTER ME

Komentar

Postingan Populer