Bale Kambang


Bale Kembang, Bantur, Malang. Perjalanan 3.5 jam dari rumah. Rute Turen, melewati lintas selatan dan sapai ujung persimpangan Malang bale kembang. Kondisi jalan sangat standar jalan indonesia, ada yang bagus dan jelek, tapi saat sudah memasuki jalan lintas selatan jalan mulus dan lebar. 
Selama perjalanan aku ngikutin google maps dan mapsnya gk akurat. Jadi harus menempuh ±10km lebih jauh dari yang di maps. Bisa menjadi pengalam bahwa jangan ngandelin maps. Untung saja ada rambu-rambu dijalan jadi gk nyasar.

Sampai di gerbang bayar tiket masuk 25k dan parkir 5k. Penjaga karcis kurang ramah untuk solo traveler. Dia tanya "kok sendirian mbk?". Sebaiknya gk tanya gitu. Mungkin bisa dihilangkan 'kok' nya. Tapi gak masalah. Sampai disana disambut oleh angin, pemandangan ombak besar, pasir, dan sampah. Perjalanan panjang yang cukup melelahkan jadi terasa sia sia.

Tentu sampah itu masalah kesadaran tapi pengelolah juga berperan penting. Tidak ada tukang bersih-bersih satupun. Parkir mobil yang tidak pada tempatnya juga jadi masalah. Ada yang parkir sampai bukit bibir pantai. Sangat norak. Terdapat pure di pulau kecil. Untuk ke sana harus melewati jembatan kecil. Cukup menarik. Tapi biasa saja. Ada photographer yang menawarkan jasa foto disana. Banyak orang yang bermain air di bibir pantai. Kebetulan saat itu siang hari jadi air sedang surut. Ada penyebawaan ban juga disana.

Kesimpulannya, tidak ada yang menarik dari pantai Bale Kembang. Daya tarik hanya terdapat pada ombak besar dan pure yang terdapat pada pulau kecil. Tapi jika memang ingin melihatan pemandangan alam, tempat itu sudah cukup.



Bahasa gwh baku banget anjrr kaya nugas bahasa Indonesia💀🫵

Komentar

Posting Komentar

Postingan Populer